VIP.-Surabaya – Universitas Hang Tuah (UHT) secara resmi membuka Pelatihan Calon Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 875 letting 78 melalui upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Apel Fakultas Vokasi Pelayaran (FVP) Universitas Hang Tuah.
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dengan Kepala Biro Kemahasiswaan Kemaritiman dan Alumni (BKKA) Universitas Hang Tuah, Budi Priyono, S.Sos., MM, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Kegiatan ini diikuti oleh delapan peserta, terdiri dari tujuh mahasiswa penerima beasiswa KIP-K dan satu mahasiswa non KIP-K, yang menjadikan momen tersebut terasa istimewa.
Dalam sambutannya, Budi Priyono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen dan keberanian untuk bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa. Menurutnya, keikutsertaan dalam Menwa bukan sekadar menjalankan kewajiban organisasi, melainkan wujud nyata cinta tanah air dan semangat bela negara.

“Melalui UKM Menwa, mahasiswa tidak hanya dibina secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta nasionalisme yang kuat. Saya berharap saudara-saudari dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan siap menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, Pelatihan Calon Resimen Mahasiswa Satuan 875 merupakan tahapan awal dari rangkaian kegiatan wajib yang harus diikuti oleh setiap calon anggota Menwa Universitas Hang Tuah. Rangkaian tersebut menjadi syarat untuk resmi menyandang status sebagai Resimen Mahasiswa Satuan 875 UHT.
Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan ini, para Calon Resimen Mahasiswa akan diberangkatkan ke Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Malang, untuk mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Kemiliteran selama kurang lebih dua minggu. Pendidikan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang tanggap, tanggon, dan trengginas, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dalam membela dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Usai pelaksanaan upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan fisik yang dipandu oleh Edy Supriyono bersama para senior Menwa. Setelah itu, peserta mengikuti materi kelas sebagai bagian dari pembekalan awal sebelum memasuki tahapan pelatihan berikutnya.
Melalui pelatihan ini, Universitas Hang Tuah menegaskan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, disiplin, dan semangat bela negara yang kuat.(*)