Daul Combo 2026 Semarakkan Sampang, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Trunojoyo

Seni dan Budaya


SAMPANG – Ajang tahunan Daul Combo kembali memukau masyarakat dengan perpaduan seni budaya dan musik tradisional yang menggema di pusat kota. Ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Trunojoyo untuk menyaksikan parade yang telah menjadi ikon budaya Kabupaten Sampang.


Antusiasme masyarakat dalam Daul Combo 2026 menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pelestarian seni budaya, khususnya musik tradisional Madura, agar tetap hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.


Sebanyak 30 kelompok Daul Combo ambil bagian dalam parade ini. Mereka menampilkan kreativitas tinggi melalui dekorasi artistik bernuansa kerajaan, serta perpaduan alat musik tradisional dan modern yang menghasilkan harmoni khas.


Parade secara resmi dibuka dan dilepas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang dari titik kumpul di Alun-Alun Trunojoyo yang dipenuhi suasana meriah dan semarak musik.


Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyawan, menegaskan bahwa Daul Combo bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan juga representasi identitas budaya masyarakat Madura, khususnya di Sampang.


“Daul Combo bukan hanya sekadar musik, tetapi juga identitas kita sebagai masyarakat Madura,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Ia menambahkan, setiap lantunan musik Daul mencerminkan semangat dan karakter masyarakat Sampang yang energik dan kreatif.
Yuliadi berharap generasi muda terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal. Menurutnya, keberlangsungan budaya sangat bergantung pada peran aktif generasi penerus.
“Marilah kita jaga kecintaan terhadap budaya Madura demi memperkuat jati diri kita sebagai warga Sampang,” tuturnya.
Di tengah arus modernisasi, Pemerintah Kabupaten Sampang menegaskan komitmennya untuk terus merawat dan mempertahankan budaya serta kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang tak ternilai (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *