Surabaya, 11 Februari 2026 – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hang Tuah (UHT) kembali melahirkan generasi dokter profesional. Sebanyak 172 dokter baru resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang digelar di Gedung Graha Samudra Bumimoro Kodiklatal, Rabu (11/2/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Hang Tuah, Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng. Dalam amanatnya, Rektor menegaskan bahwa sumpah dokter bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus dijaga sepanjang hayat pengabdian.
“Sumpah dokter bukan hanya rangkaian kata yang diucapkan hari ini, tetapi janji suci yang akan menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian. Teknologi dapat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Namun, nilai kemanusiaan, kebijaksanaan, dan tanggung jawab profesional adalah fondasi yang tidak akan pernah tergantikan,” tegas Rektor.
Rektor juga menekankan pentingnya integritas, empati, serta etika profesi dalam menjalankan praktik kedokteran. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kesehatan, para dokter dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan inovasi secara bijak tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai inti pelayanan medis.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah, Dr. Benny Jovie, Sp.JP(K)., FIHA., menyampaikan bahwa seluruh dokter baru telah menuntaskan tahapan pendidikan secara komprehensif, mulai dari pendidikan akademik, profesi, hingga dinyatakan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter (UKMPPD).
Meski telah resmi menyandang gelar dokter, Dekan mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah pelantikan. Menurutnya, penilaian masyarakat terhadap kompetensi, integritas, serta dharma bakti dalam praktik sehari-hari menjadi tolok ukur keberhasilan seorang dokter.
“Keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari kelulusan, tetapi dari dampak positif yang dihadirkan di tengah masyarakat. Terus belajar dan jadikan pasien sebagai guru sepanjang hayat,” ujarnya.
Mewakili Dokter Baru Angkatan 108, dr. Kellyn Trycia Zenjaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada orang tua, dosen, serta seluruh sivitas akademika Universitas Hang Tuah atas dukungan dan bimbingan selama proses pendidikan. Ia menegaskan komitmen para dokter baru untuk memegang teguh sumpah dokter, menjaga empati, serta mengabdikan ilmu demi kemaslahatan masyarakat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Yayasan Nala, jajaran rektorat dan dekanat, pimpinan rumah sakit pendidikan, dosen, alumni, tokoh agama, serta keluarga dokter baru yang memberikan dukungan langsung kepada para lulusan.
Usai pelantikan, para dokter baru dijadwalkan melanjutkan masa internsip dan pengabdian pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Tanah Air. Dengan bekal kompetensi dan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan selama masa pendidikan, diharapkan para dokter lulusan FK Universitas Hang Tuah mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.